Senin, 10 Desember 2007

Telkom dukung tim basket SMA 3 Batam

Melalui pertandingan yang seru dan menegangkan, langkah team basket SLI 007 harus terhenti di perempat final pada detik terakhir. Team basket SMA 3 Batam yang disponsori oleh SLI 007, sejak awal sudah mendapatkan simpati dari penonton di Mega Mall. Hampir sepanjang pertandingan penonton histeris melihat aksi anak-anak SMA 3 Batam yang memukau. Walaupun berbadan lebih kecil namun memiliki teknik di atas rata-rata. Terbukti team yang yang dipimpin oleh kapten Sigit mengumpulkan point kebanyakan dari 3 point shooting atau lay up shoot.

Pada akhir pertandingan, ketua panitia 3 on 3 Contest, ibu Michel dari L.A Light rela turun ke lapangan untuk memberikan salam kepada team SLI 007 atas penampilan yang memukau. "Menjadi team yang difavoritkan juara, patut disayangkan langkah SLI 007 harus terhenti," kata Michel. Sebelum tersusul di detik terakhir sebenarnya team basket SLI 007 mendapatkan dua kali hadiah penalti namun gagal di eksekusi dengan baik oleh Beni.

Setelah membesarkan hati anak asuhnya, Guru olahraga SMA 3 Batam, Wahyudi, menyampaikan apresiasinya kepada SLI 007 dan PT Telkom yang telah memberikan dukungan penuh pada team basket SMA 3 dalam event yang berlangsung mulai 8 sampai 9 Desember 2007. "Dukungan ini bukan yang pertama kali, PT Telkom sudah berpartisipasi dalam banyak kegiatan SMA 3 Batam", jelasnya. Wahyudi berharap, dukungan seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk tanggung jawab sosial PT Telkom, sekaligus mempromosikan produk-produk PT Telkom.

Akhir Desember ini, team yang sama akan kembali bertanding dalam event 3 on 3 Contest di Nagoya Hill. Semoga kali ini lebih beruntung.

Selasa, 04 Desember 2007

Onno : Instalasi Kabel Rumah Pengaruhi Kualitas Speedy

Memasuki hari ketiga, rangkaian acara yang digelar TELKOM Semarang selama lima hari di Duta Pertiwi Mall Jalan Pemuda Semarang dengan tajuk Speedy IT Vaganza Galang Komunitas IT Jateng & DIY semakin marak, pasalnya, kali ini menghadirkan Pakar IT Onno W. Purbo dari Jakarta, yang mengupas seluk-beluk tentang Teknologi ADSL.

Saat menanggapi pertanyaan pengunjung tentang kualitas Speedy yang sering lambat dan tiba – tiba tidak konek Onno W Purbo mengatakan jaringan Kabel yang terpasang dari Sentral Telepon sampai dengan Rumah Pelanggan harus dalam kondisi baik baik sambungannya maupun redaman , tandasnya.

Penempatan (Instalasi Kabel Rumah) IKR juga mempunyai andil dalam menjaga kualitas hubungan Speedy, jika kabel intalasi dekat dengan Air Conditioning (AC) dan saklar lampu yang sering On – Off maka Koneksi Speedy tiba – tiba dapat putus “ tutur Onno, hal ini disebabkan Frekuensi Listrik sekitar 50 Hz yang berbentuk sinusida saat perubahan dari Off menjadi On maka terjadi penyebaran frekuensi yang dapat mempengaruhi frekuensi yang digunakan Speedy.

“Oleh karena itu jika salah dalam pemasangan dan penempatan Modem serta Instalasi Speedy maka yang salah belum tentu TELKOM , tetapi karena Instalasi “, tutur Onno pengasuh tanya jawab Teknologi ADSL “ pojok kang Onno “, sehingga beliau menghimbau agar kabel telepon dijauhkan dari Instalasi Listrik untuk AC yang ada di rumah pelanggan.

Tak pelak lagi, para pengunjungpun membludak, baik dari kalangan mahasiswa, para pelajar dan masyarakat umum dari kota Loenpia memenuhi arena talkshow di lantai ground DP Mall (Jum’at 30/11), bahkan banyak diantara mereka yang rela berdiri berdesakan karena tidak kebagian tempat duduk karena kursi yang disediakan terbatas jumlahnya.

Nampak di kerumunan pengunjung, EGM Divre IV – Zulheldi yang sengaja datang untuk menyaksikan secara langsung acara Speedy promo yang digelar di pusat perbelanjaan terbaru di pusat kota Semarang, melakukan dialog dengan para pengunjung yang sedang browsing di internet menggunakan Speedy.

Didampingi Edwin Purwandesi dari Multi Media Kang Onno tampil dengan gaya kocaknya, menyapa para pengunjung yang nampaknya sudah banyak yang mengenal pakar IT yang satu ini, dapat dimaklum karena umumnya mereka dari komunitas pengguna Internet, dengan sangat antusias mereka menggunakan kesempatan yang baik ini untuk berdialog maupun mengajukan pertanyaan seputar teknologi ADSL juga menyampaikan keluhan maupun kendala yang dialami saat menggunakan Speedy.

Duta Pertiwi Mall sengaja dipilih untuk menyelenggarakan acara ini, karena sebagai salah satu icon baru di kota Semarang diyakini akan mampu menyedot perhatian masyarakat untuk berkunjung ke tempat ini, baik yang akan berbelanja, maupun sekedar untuk mencari hiburan di pusat perbelanjaan, sehingga acara Speedy IT Vaganza ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, utamanya komunitas pendidikan dan para pelaku usaha.

Kehadiran Onno W Purbo dengan talkshownya, diharapkan akan menghasilkan transfer knowledge tentang teknologi ADSL kepada masyarakat, dan dapat menumbuhkan semangat untuk menggunakan Speedy dalam aktifitas ber- internet. ( Kontributor - D4 )

Selasa, 20 November 2007

Tugu Pahlawan VS BBD

Ternyata Batam dan Surabaya sedang berpacu, komunitas blogger dari kedua kota ini sedang merintis untuk mempersatukan seluruh blogger. Riduan Rambe motor dari BBD, saat ini sedang "googling" para blogger yang mau berpatisipasi dalam BBD. Komunitas mana yang lebih dulu kopdar ? Kita harapkan hal ini terwujud sebelum meletus kembang api tahun baru.

Berikut Copy Paste selengkapnya dari Detik Surabaya ...

Surabaya - "Gimana supaya blogger di Surabaya juga dilirik oleh yang di Jakarta. Bahwa kita juga punya eksistensi gitu. Kapan kita bisa kumpul bareng biar lebih solid," kata Siw, salah satu bloggerwati asal Surabaya menumpahkan uneg-unegnya yang selama ini terpendam.

Itulah salah satu semangat kebangkitan para blogger Surabaya yang telah membentuk komunitas blogger Tugupahlawan. Siw, mahasiswi ITS mengunjungi kantor redaksi detiksurabaya.com di Jl Prof DR Moestopo 11 A Surabaya bersama 4 blogger lainnya, Jie Wa, Anang, Dhadhang dan Andi Cempluk.

Mereka berlima diterima Kepala Biro detiksurabaya.com Budi Sugiharto dan Online Marketing dan Promosi Liana Syah serta Steven Lenakoly salah satu reporter yang sehari-hari bertugas di Pemkot Surabaya.

Pertemuan santai digelar di lantai II, Senin (19/11/2007) malam. Selama hampir 2 jam, berbagai topik diobrolkan. Mulai dari yang serius hingga yang remeh temeh. Yang jelas, benar-benar hangat. "Komunitas blogger tugupahlawan ini resmi berdiri 10 November kemarin. Sengaja dipaskan dengan Hari Pahlawan," kata Andi Cempluk, komandan Blogger Tugupahlawan memperkenal diri.

Lahirnya blogger ini sebenarnya kata Andi, tidak mempunyai cita-cita yang serius. "Selama ini kan liar. Nah kita ingin mempersatukan semua blogger yang ada di Surabaya maupun blogger asal Surabaya namun tinggal di luar kota," jelas Andi yang wajahnya terkesan lucu itu.

Dari obrolan itu, akhirnya mencapai kesepakatan untuk sama-sama mendorong pertumbuhan pengguna internet di Kota Pahlawan. "Jika warga sudah familier dengan internet kan banyak lahir blogger-bloger baru. Jadi komunitas kita bertambah banyak juga," kata Jie Wa, seorang blogger yang sudah bekerja di sebuah perusahaan rokok ini.

"Sayang kalau tidak di kumpulkan dalam suatu acara. Karena ya itu tadi, melihat banyaknya blogger yang belum terdeteksi," timpal Andi Cempluk. Yang penting, bagaimana caranya agar eksistensi blogger Surabaya bisa mewarnai tanah air.

"Saya yakin banyak hal baru yang bisa didapat di blog-blog itu. Anggap saja ini media alternatif, ringan tapi enak dibaca dan bermanfaat. Dan meski umur kita baru beberapa hari namun yang sudah bergabung cukup banyak juga," tandas Andi Cempluk dengan bangganya.

Budi Sugiharto maupun Liana bisa memahami keresahan para blogger yang di Surabaya jumhlanya tak terhitung itu. "Nanti pada saatnya kita kumpul bareng nyantai tapi serius," kata Budi Sugiharto mencoba memfasilitasi hasrat' para blogger Tugupahlawan.

Kapan waktunya? "Rahasia. Tunggu saja waktunya," jawab Budi singkat. Sebelum pamitan, Andi Cempluk mewakili puluhan anggotanya meminta agar ke depan blogger tuguh pahlawan bisa jalan bareng bersama detiksurabaya.com untuk merangsang warga Surabaya lebih mencintai dan memanfaatkan internet untuk kehidupan sehari-harinya. "Ngenet? Jangan takut goblok dan tidak dosa kok," kelakar Budi.